Setelah kita mengetahui perbedaan antara fungsi,
rumus dan formula pada Microsoft Excel hendaknya kita juga dapat
memahami bagaimana menggunakan rumus atau fungsi yang ada di dalam sistem
Microsoft Excel tersebut. Ada beberapa fungsi dasar yang biasanya digunakan
sebagai rumus untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pengolahan
angka baik matematika, statistika, ataupun yang lainnya.

Berikut beberapa rumus/fungsi pada Microsoft
Excel beserta kegunaanya :
- SUM (range)
Fungsi SUM ini digunakan untuk menjumlahkan semua angka pada daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel G6 adalah:
=SUM(C6:F6) - AVERAGE (range)
Fungsi AVERAGE ini digunakan untuk menghitung nilai rata-rata dari semua angka pada daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel H6 adalah:
=AVERAGE(C6:F6) - MAX (range)
Fungsi MAX ini digunakan untuk mencari dan menampilkan nilai tertinggi dari daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel C16 adalah:
=MAX(C6:C15) - MIN (range)Fungsi MAX ini digunakan untuk mencari dan menampilkan
nilai tertinggi dari daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus
atau fungsi SUM pada sel C17 adalah:
=MIN(C6:C15) - IF (uji logika, nilai jika benar, nilai jika salah)
Fungsi IF ini merupakan fungsi bersyarat yang digunakan untuk mengembalikan nilai jika kondisi atau evaluasi dinyatakan benar/salah. Pada contoh di atas, saya menggunakan rumus nested if alias if bertingkat. Adapun ketentuan untuk keterangannya adalah: Jika nilai rata-rata di atas 80 maka mendapat predikat bagus, jika nilai rata-rata antara 60-80 maka mendapat predikat cukup, dan jika kurang dari 60 maka akan mendapat predikat kurang. Adapun penggunaan rumus atau fungsi IF pada contoh di atas yakni pada sel I6 dengan rumus atau formula sebagai berikut:
=IF(H6>80,”bagus”,IF(H6>60,”cukup”,”kurang”))

Tak hanya lima rumus atau fungsi di atas saja,
saya juga mempunyai beberapa contoh lain yang melibatkan fungsi yang dapat
mencari dan menampilkan nilai hanya dengan menggunakan sebuat tabel saja.
Adapun rumus / fungsi pada Microsoft Office Excel tersebut adalah:
- Hlookup (nilai_lookup,table_array,index_baris,true/false) —>
Horizontal
Fungsi HLOOKUP ini digunakan untuk mencari sebuah nilai kemudian menampilkan nilai yang sesuai berdasarkan indeks baris tabel referensinya. Indeks baris ini merupakan baris ke berapa yang ingin kita tampilkan. Pada contoh yang kedua di atas, ada tiga buah tabel. Dua tabel di bawah isinya sama namun bedanya cuma tersusun horisontal dan vertikal. Jika kita ingin menggunakan rumus atau fungsi HLOOKUP pada sel C7 maka yang ditulis pada formula bar adalah:
=HLOOKUP(B7,$E$14:$J$16,2,false) - VLOOKUP (nilai_lookup,table_array,index_kolom,true/false) —>
Vertikal
Fungsi VLOOKUP ini digunakan untuk mencari sebuah nilai kemudian menampilkan nilai yang sesuai berdasarkan indeks kolom tabel referensinya. Indeks kolom ini merupakan kolom ke berapa yang ingin kita tampilkan. Jika kita ingin menggunakan rumus atau fungsi VLOOKUP pada sel I7 maka yang ditulis pada formula bar adalah:
=VLOOKUP(B7,$A$14:$C$19,3,false)
Nah, itu tadi penggunaan beberapa rumus / fungsi
pada Microsoft Excel. Rumus-rumus tersebut biasanya sering digunakan untuk
menyelesaikan problematika dalam mengolah sebuah data berupa angka.
Setelah kita mengetahui perbedaan antara fungsi,
rumus dan formula pada Microsoft Excel hendaknya kita juga dapat
memahami bagaimana menggunakan rumus atau fungsi yang ada di dalam sistem
Microsoft Excel tersebut. Ada beberapa fungsi dasar yang biasanya digunakan
sebagai rumus untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pengolahan
angka baik matematika, statistika, ataupun yang lainnya.

Berikut beberapa rumus/fungsi pada Microsoft
Excel beserta kegunaanya :
- SUM (range)
Fungsi SUM ini digunakan untuk menjumlahkan semua angka pada daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel G6 adalah:
=SUM(C6:F6) - AVERAGE (range)
Fungsi AVERAGE ini digunakan untuk menghitung nilai rata-rata dari semua angka pada daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel H6 adalah:
=AVERAGE(C6:F6) - MAX (range)
Fungsi MAX ini digunakan untuk mencari dan menampilkan nilai tertinggi dari daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel C16 adalah:
=MAX(C6:C15) - MIN (range)Fungsi MAX ini digunakan untuk mencari dan menampilkan
nilai tertinggi dari daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus
atau fungsi SUM pada sel C17 adalah:
=MIN(C6:C15) - IF (uji logika, nilai jika benar, nilai jika salah)
Fungsi IF ini merupakan fungsi bersyarat yang digunakan untuk mengembalikan nilai jika kondisi atau evaluasi dinyatakan benar/salah. Pada contoh di atas, saya menggunakan rumus nested if alias if bertingkat. Adapun ketentuan untuk keterangannya adalah: Jika nilai rata-rata di atas 80 maka mendapat predikat bagus, jika nilai rata-rata antara 60-80 maka mendapat predikat cukup, dan jika kurang dari 60 maka akan mendapat predikat kurang. Adapun penggunaan rumus atau fungsi IF pada contoh di atas yakni pada sel I6 dengan rumus atau formula sebagai berikut:
=IF(H6>80,”bagus”,IF(H6>60,”cukup”,”kurang”))

Tak hanya lima rumus atau fungsi di atas saja,
saya juga mempunyai beberapa contoh lain yang melibatkan fungsi yang dapat
mencari dan menampilkan nilai hanya dengan menggunakan sebuat tabel saja.
Adapun rumus / fungsi pada Microsoft Office Excel tersebut adalah:
- Hlookup (nilai_lookup,table_array,index_baris,true/false) —>
Horizontal
Fungsi HLOOKUP ini digunakan untuk mencari sebuah nilai kemudian menampilkan nilai yang sesuai berdasarkan indeks baris tabel referensinya. Indeks baris ini merupakan baris ke berapa yang ingin kita tampilkan. Pada contoh yang kedua di atas, ada tiga buah tabel. Dua tabel di bawah isinya sama namun bedanya cuma tersusun horisontal dan vertikal. Jika kita ingin menggunakan rumus atau fungsi HLOOKUP pada sel C7 maka yang ditulis pada formula bar adalah:
=HLOOKUP(B7,$E$14:$J$16,2,false) - VLOOKUP (nilai_lookup,table_array,index_kolom,true/false) —>
Vertikal
Fungsi VLOOKUP ini digunakan untuk mencari sebuah nilai kemudian menampilkan nilai yang sesuai berdasarkan indeks kolom tabel referensinya. Indeks kolom ini merupakan kolom ke berapa yang ingin kita tampilkan. Jika kita ingin menggunakan rumus atau fungsi VLOOKUP pada sel I7 maka yang ditulis pada formula bar adalah:
=VLOOKUP(B7,$A$14:$C$19,3,false)
Nah, itu tadi penggunaan beberapa rumus / fungsi
pada Microsoft Excel. Rumus-rumus tersebut biasanya sering digunakan untuk
menyelesaikan problematika dalam mengolah sebuah data berupa angka.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar